Cara Mengajukan Kredit Motor Baru di Pegadaian

Cara Mengajukan Kredit Motor Baru di Pegadaian

Memiliki sepeda motor yang diidam-idamkan kini sudah mudah untuk direalisasikan dengan sistem kredit Pegadaian. Inilah cara mengajukan kredit motor baru di Pegadaian yang penting untuk diketahui.

Hampir semua orang membutuhkan kendaraan motor untuk membantu mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Terutama pekerja yang memiliki mobilitas tinggi dan tinggal di perkotaan dengan lalu lintasnya yang padat. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, pekerja dapat tiba di kantor tepat waktu karena motor bisa menyelip kendaraan lain sehingga bisa menghindari arus kemacetan.

Masalahnya, tidak semua orang mampu membeli motor baru secara cash karena kurangnya dana. Namun kini banyak perusahaan perkreditan atau leasing yang dapat membantu mewujudkan keinginan untuk memiliki motor baru, salah satunya adalah perusahaan BUMN Pegadaian. Pegadaian tidak hanya membantu penggadaian barang, namun menerima pengajuan kredit motor.

Meskipun banyak perusahaan perkreditan atau leasing yang dapat mewujudkan keinginan Anda untuk memiliki motor baru, namun Anda disarankan untuk memilih perusahaan yang amanah dan tanpa riba yaitu Pegadaian. Pegadaian menggunakan prinsip syariah dan menerapkan bunga 0%. Oleh karena itu, simak beberapa cara berikut jika ingin mengajukan kredit motor baru di Pegadaian.

1. Menyiapkan Kelengkapan Dokumen Pribadi

Menyiapkan Kelengkapan Dokumen Pribadi
Image Credit: Parsimpex.com

Supaya proses pengajuan kredit motor Anda di Pegadaian lancar, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan dokumen pribadi dengan lengkap sesuai persyaratan. Dokumen yang dibutuhkan tidak serumit ketika anda akan melakukan peminjaman di bank karena Pegadaian hanya membutuhkan dokumen pribadi berupa fotocopy KTP suami istri dan fotocopy KK (Kartu Keluarga).

Namun perlu diingat bahwa Pegadaian menetapkan batasan usia bagi masyarakat yang ingin mengajukan kredit motor baru yaitu minimal usia 21 tahun. Bagi Pegadaian, usia minimal 21 tahun merupakan usia yang sudah dapat menerima tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan kredit motor. Sehingga jika mengajukan kredit motor di usia kurang dari 21 tahun, pasti tidak akan disetujui.

Usia minimal dalam pengajuan kredit adalah 21 tahun, sementara usia maksimal bagi para pemohon kredit motor adalah 70 tahun atau 1 tahun sebelum pensiun. Sehingga ketika pemohon sudah mencapai usia tersebut, Pegadaian sudah menganggap selesai masa kredit motor oleh pemohon tersebut. Maka Anda perlu memperhatikan hal ini sebelum mulai proses pengajuan kredit motor.

2. Memiliki Tempat Tinggal Tetap

Pegadaian mewajibkan para pemohon memiliki tempat tinggal yang sifatnya menetap dan tidak berpindah-pindah sebagai syarat untuk melakukan pengajuan kredit motor. Tujuan syarat ini adalah supaya perusahaan mudah dalam memproses pengajuan dan sebagai langkah antisipasi apabila pemohon macet maupun terkendala dalam hal pembayaran angsuran bulanan kredit motor.

Apabila pemohon menunggak dalam pembayaran angsuran per bulan, akan ada semacam petugas debt collector yang mendatangi tempat tinggal pemohon dan meminta pemohon untuk membayar tunggakan tersebut. Parahnya, apabila pemohon tidak dapat membayar tunggakan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan, maka motor yang dibeli pemohon akan ditarik kembali oleh Pegadaian.

3. Memiliki Status Pegawai Tetap Pemerintahan maupun Swasta

Memiliki Status Pegawai Tetap Pemerintahan maupun Swasta
Image Credit: Liputan6.com

Pegadaian menetapkan syarat utama kepada masyarakat yang ingin melakukan kredit motor. Syarat tersebut adalah pemohon harus merupakan pegawai tetap di instansi pemerintahan maupun swasta yang telah bekerja selama minimal 2 tahun. Hal tersebut bertujuan supaya kelancaran pembayaran angsuran kredit motor terjamin dengan melihat kesanggupan pemohon dari status kepegawaiannya.

4. Menyiapkan Fotocopy SK atau Surat Rekomendasi dari Atasan

Pemohon wajib menyiapkan fotocopy SK untuk pemohon yang berstatus pegawai negeri/pemerintahan dan fotocopy surat rekomendasi dari atasan untuk pemohon yang berstatus pegawai swasta.

Lampiran fotocopy SK atau surat rekomendasi dari atasan menjadi syarat wajib sebagai bukti bahwa pemohon memang benar-benar bekerja atau menjadi pegawai di perusahaan atau instansi tersebut.

Syarat tersebut ditetapkan oleh Pegadaian dengan tujuan untuk melihat bahwa pemohon tidak memiliki permasalahan sebelumnya berupa tunggakan atau hal lainnya. Pasalnya hal tersebut dapat mengganggu kelancaran pembayaran angsuran kredit motor yang diajukan oleh pemohon.

5. Menyiapkan Fotocopy Slip Gaji 2 Bulan Terakhir

Menyiapkan Fotocopy Slip Gaji 2 Bulan Terakhir
Image Credit: Glints.com

Selain fotocopy SK pengangkatan pegawai tetap atau surat rekomendasi dari atasan, pemohon juga wajib melampirkan fotocopy slip gaji selama bekerja dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Slip gaji tersebut juga menjadi syarat penting untuk memastikan jumlah besaran gaji yang diterima oleh pemohon kredit yang diterima setiap bulannya.

6. Mendatangi Kantor Pegadaian Terdekat

Apabila semua berkas sudah siap, Anda bisa mendatangi kantor Pegadaian terdekat dengan membawa berkas-berkas yang sudah Anda siapkan tersebut untuk melakukan pengajuan kredit motor.

Akan lebih baik jika Anda memasukkan semua berkas-berkas persyaratan ke dalam sebuah map dan dijepit dengan menggunakan klip supaya rapi dan menghindari kejadian berkas tertinggal atau jatuh.

7. Mengisi Formulir Pengajuan Kredit Motor

Mengisi Formulir Pengajuan Kredit Motor
Image Credit: Notbuyingit.uk

Setelah menyiapkan dokumen-dokumen pribadi, fotocopy SK atau surat rekomendasi dari atasan, dan fotocopy slip gaji 2 bulan terakhir, Anda wajib mengisi formulir pengajuan kredit yang diberikan oleh Customer Service. Syarat ini menjadi syarat wajib bagi Anda dan harus dilengkapi agar bisa melakukan pengajuan kredit motor sehingga bisa diproses dengan mudah dan cepat.

Tujuan pengisian formulir tersebut adalah sebagai bukti bahwa Anda memang benar-benar yakin dalam mengajukan kredit dan terdaftar sebagai calon debitur dalam hal kredit motor di Pegadaian. Usahakan agar tidak ada kesalahan dalam pengisian formulir supaya data Anda dapat diverifikasi dengan benar oleh Pegadaian.

8. Menandatangani Formulir Kredit

Apabila telah selesai mengisi formulir pengajuan, maka Anda wajib untuk menandatangani formulir tersebut sebagai bukti bahwa data-data yang Anda isikan semuanya sudah benar dan siap untuk diproses oleh Pegadaian. Sebaiknya Anda teliti dahulu semua data yang telah Anda isikan sebelum menandatangani formulir supaya tidak ada kesalahan fatal yang merugikan Anda di kemudian hari.

9. Membayar Uang Muka (DP)

Image Credit: Cermati.com

Ketika telah selesai mengisi dan menandatangani formulir pengajuan kredit motor serta melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan, Anda wajib membayar uang muka atau DP minimal 10% dari harga motor yang Anda beli. Namun, jika Anda memiliki kemampuan finansial yang baik sehingga mampu membayar uang muka yang jauh lebih besar, angsuran kredit motor bulanan Anda akan lebih ringan.

10. Memilih Tenor Menyesuaikan Kemampuan Finansial

Pegadaian memberikan kemudahan kepada para pemohon yang mengajukan kredit motor dengan menawarkan pilihan tenor. Tenor tersebut merupakan jangka waktu yang dibutuhkan dalam mengangsur kredit motor yaitu 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan. Semakin tinggi angka tenor, maka semakin rendah biaya angsuran kredit motor Anda perbulannya.

Oleh sebab itu, Anda perlu mempertimbangkan dengan cermat pemilihan tenor dengan terlebih dahulu mengukur kemampuan finansial Anda. Jangan sampai memaksakan kehendak untuk memilih tenor yang tinggi karena nantinya akan menyulitkan diri Anda sendiri ke depannya. Jangan pula gegabah mengambil keputusan pemilihan tenor tanpa melihat kemampuan finansial terlebih dahulu.

Anda harus pastikan bahwa biaya untuk melakukan angsuran kredit motor tersebut tidak lebih besar dari 30% dari total penghasilan Anda setiap bulannya. Sebaiknya Anda membuat simulasi biaya kredit motor sebelum memutuskan untuk memilih tenor. Hal ini bertujuan supaya kebutuhan hidup Anda dan kebutuhan menabung tidak terganggu dengan beban biaya yang harus Anda keluarkan per bulan.

11. Membayar Mu’nah (Biaya Pemeliharaan Barang)

Membayar Mu’nah
Image Credit: Sabatpegadaian.com

Meskipun Pegadaian menerapkan bunga 0%, namun Anda perlu membayar Mu’nah atau biaya pemeliharaan barang sebesar 0.9% dikali dengan harga kendaraan. Biaya pemeliharaan barang tersebut dibayarkan setiap bulannya bersamaan dengan biaya angsuran kredit motor selama masa angsuran kendaraan berjalan.

Istilah Mu’nah di dalam ruang lingkup Pegadaian memiliki arti sama dengan asuransi kendaraan. Memang dibutuhkan biaya tambahan untuk hal ini, namun kendaraan Anda akan lebih aman jika dibarengi dengan menggunakan asuransi. Karena asuransi akan membantu Anda menghemat pengeluaran apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau kehilangan.

Apabila terjadi kecelakaan maupun kehilangan, Anda dapat klaim asuransi kendaraan Anda dengan mendatangi kantor Pegadaian di tempat Anda mengurus pengajuan kredit motor. Ganti rugi yang akan Anda dapatkan setelah klaim asuransi bisa berupa uang tunai maupun unit motor baru. Asuransi tersebut sudah lengkap dengan asuransi all risk dan/ atau asuransi TLO.

12. Menandatangani Akad

Karena Pegadaian menganut prinsip syariah, maka segala hal yang diurus oleh Pegadaian harus diakhiri dengan penandatanganan akad atau perjanjian yang harus disepakati oleh kedua belah pihak yaitu pihak pemohon dan pihak Pegadaian. Akad tersebut dapat diproses hukum apabila terdapat suatu pelanggaran yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

Anda akan menerima kendaraan motor yang Anda beli setelah 3-7 hari penandatanganan akad. Penandatanganan akad ini dapat diproses setelah Anda membayar biaya uang muka minimal 10% dari harga kendaraan motor yang Anda beli, memilih tenor, dan juga membayar Mu’nah.

13. Memperhatikan Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran

Memperhatikan Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran
Image Credit: Kaskus.co.id

Satu hal terpenting ketika Anda mengajukan kredit motor adalah memperhatikan tanggal jatuh tempo pembayarannya. Ketika mengajukan kredit, maka Anda pasti akan ditanya mengenai kapan tanggal jatuh tempo yang Anda inginkan. Apabila Anda membayar angsuran melewati batas tanggal jatuh tempo, maka Anda akan mengalami kerugian dengan membayar biaya keterlambatan atau denda.

Denda tersebut dapat menjadi beban karena hutang Anda akan semakin banyak. Apabila terlambat membayar angsuran dan terkena denda, sebaiknya Anda mencari tahu berapa biaya denda keterlambatan yang harus Anda bayarkan. Oleh karena itu, catatlah tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran kredit motor Anda supaya terhindar dari denda.

14. Mencari Tahu Informasi Pengambilan BPKB

Setelah semua proses pembayaran kredit motor selesai, Anda perlu untuk menanyakan informasi kepada pihak pegadaian mengenai kapan bisa melakukan pengambilan BPKB. Biasanya BPKB akan langsung diberikan saat Anda telah lunas menyelesaikan pembayaran angsuran sesuai tenor yang Anda pilih. Jika belum mendapatkan BPKB, jangan lupa untuk menanyakannya supaya jelas.

Keinginan Anda memiliki motor baru untuk menemani Anda beraktivitas dapat terwujud dengan sistem kredit motor yang dapat Anda ajukan di Pegadaian dengan mengikuti cara-cara yang telah dirangkum di atas. Jangan lupa untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan telitilah dalam pengisian formulir pengajuan kredit tersebut supaya dapat segera diverifikasi oleh Pegadaian.