8 Daftar Bank Penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR)

8 Daftar Bank Penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) sangat membantu masyarakat yang ingin merintis usaha atau butuh tambahan modal. Inilah daftar bank di Indonesia yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat.

Memiliki bisnis atau usaha yang dikelola sendiri merupakan impian setiap individu maupun badan usaha. Tanpa terikat kontrak, jam kerja, dan tekanan kerja, Anda bebas menentukan sendiri jam kerjanya. Hal tersebut banyak diminati oleh siapapun dari berbagai lapisan masyarakat. Bisnis yang dikelola dapat menjadi sumber penghasilan utama maupun penghasilan tambahan.

Masalahnya, untuk memulai bisnis maupun usaha dari nol membutuhkan modal yang tidak sedikit. Bahkan, bagi masyarakat yang sudah berpenghasilan tetap pun terkadang masih kurang untuk memperoleh modal yang dibutuhkan untuk merintis sebuah bisnis atau usaha. Sehingga, Kredit Usaha Rakyat merupakan jalan pintas bagi masyarakat yang ingin memperoleh modal usaha ini.

Apabila Anda ingin segera merealisasikan bisnis atau usaha namun belum memiliki modal yang cukup, jangan risau karena pemerintah telah membuat sebuah program Kredit Usaha Rakyat melalui Bank penyalur yang dapat membantu Anda untuk memperoleh pinjaman modal. Tujuannya supaya kemiskinan dapat ditanggulangi serta UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dapat diberdayakan.

1. KUR BCA (Bank Central Asia)

BCA
Image Credit: Tribunnews.com

Bank swasta terbesar di Indonesia ini sudah sangat terkenal dengan kualitas produk pembiayaan serta pelayanannya yang mumpuni. Pada September 2016 yang lalu, BCA mulai memegang peran sebagai salah satu Bank penyalur KUR. BCA membantu para pelaku usaha kecil dan menengah dalam memperoleh dana pinjaman yang disalurkan oleh pemerintah melalui KUR BCA Plus.

Pinjaman dana untuk modal usaha yang ditawarkan oleh KUR BCA Plus kepada para pelaku usaha terutama di bidang retail adalah sebesar Rp 50-500 juta. Para pelaku usaha yang disyaratkan yakni pemilik usaha berbadan hukum resmi maupun individu yang usahanya sudah berjalan minimal enam bulan. Jika riwayat pinjaman dari Bank Indonesia lancar, pengajuan KUR BCA akan terasa mudah.

Dokumen pelengkap seperti fotokopi KK, KTP, jaminan berupa sertifikat aset, dan rekening tabungan dapat Anda sertakan apabila syarat awal telah dipenuhi. BCA juga menawarkan produk pinjaman lain seperti Kredit Pembiayaan Usaha dan Kredit Investasi serta Kredit Modal Kerja. Pengajuan KUR BCA terbilang mudah, bahkan pembayaran cicilannya pun menggunakan tenor mulai dari 12-48 bulan.

2. KUR BNI (Bank Negara Indonesia)

BNI
Image Credit: Btcfashionmall.com

BNI memiliki tiga jenis produk KUR yaitu KUR Mikro, KUR TKI, dan KUR Ritel. KUR TKI menawarkan pinjaman modal usaha maksimal Rp 25 juta, sedangkan KUR Ritel menawarkan pinjaman modal usaha maksimal Rp 500 juta. Syarat awal untuk mengajukan KUR disini adalah bisnis atau usaha yang dimiliki setidaknya harus sudah berjalan minimal 6 bulan tanpa ada pinjaman di bank lain.

Setelah syarat tersebut terpenuhi, Anda perlu menyiapkan surat izin usaha, KK, dan KTP sebagai persyaratan administrasi. Calon debitur boleh perorangan maupun Badan Usaha. Keunggulan BNI KUR adalah proses termasuk cepat, persyaratan tergolong mudah, suku bunga hanya 6% per tahun, fasilitas kredit mencapai Rp 500 juta, dan jangka waktu pengembalian dana pinjaman hingga 5 tahun.

Untuk mengajukan KUR BNI, Anda diharuskan untuk aktif menjadi nasabah BNI, telah terdaftar sebagai nasabah BNI sejak lama, pengajuan KUR BNI disesuaikan dengan kemampuan finansial, serta dokumen dan persyaratan harus berupa berkas asli dan lengkap. Dengan mengikuti semua persyaratan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan, proses KUR akan cepat diproses.

3. KUR BRI (Bank Rakyat Indonesia)

Bank BRI
Image Credit: Ampletransfers.com

Sama dengan BNI, BRI menawarkan tiga jenis produk KUR yakni KUR Ritel, KUR Mikro, dan KUR TKI. KUR Ritel untuk para pelaku usaha perorangan maupun badan usaha produktif. KUR Mikro ditujukan kepada para pelaku usaha perorangan yang memiliki usaha aktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan. KUR TKI untuk para calon TKI yang ingin memulai usaha di kampung halaman.

Bank milik pemerintah yang didirikan pada 16 Desember 1985 ini masih memegang posisi paling atas dalam deretan daftar Bank penyalur KUR yang terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, BRI melayani 11 juta pelaku UMKM yang menggunakan produk KUR.

Banyak pelaku usaha yang memilih produk KUR BRI karena bebas biaya administrasi dan provinsi, memiliki suku bunga ringan hanya 6%, dana pinjaman maksimal Rp 50 juta, dan pilihan jangka waktu lebih fleksibel yakni 12, 18, hingga 24 bulan. Persyaratan administrasi untuk mengajukan KUR disini adalah KTP, surat ijin usaha, dan Kartu Keluarga (KK).

4. KUR BTN (Bank Tabungan Negara)

BTN
Image Credit: Jatimnet.com

Pada akhir tahun 2017 yang lalu, BTN mendapatkan ijin dari pemerintah dan OJK sebagai Bank penyalur KUR. BTN mempunyai tiga jenis produk KUR yaitu KUR Linkage, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Setiap jenis produk KUR memiliki nilai pinjaman yang berbeda-beda.

Untuk KUR Linkage, nilai pinjaman mencapai 2 miliar yang diberikan kepada pelaku usaha kecil namun sebelumnya diberikan kepada lembaga linkage dahulu. KUR Mikro memberikan nilai pinjaman maksimal Rp 25 juta. Sedangkan nilai pinjaman KUR Kecil maksimal Rp 500 juta. Anda dapat memilih salah satu produk KUR BTN dengan memperhatikan persyaratan yang dibutuhkan.

Dokumen-dokumen yang harus Anda siapkan jika ingin menggunakan KUR BTN antara lain Kartu Keluarga, KTP pemohon suami atau istri, surat nikah, NPWP, perijinan usaha, fotocopy rekening koran atau tabungan, legalitas tempat usaha, legalitas agunan untuk KUR kecil, akte pendirian perusahaan hingga akte perubahan terakhir, dan surat keterangan penghasilan.

5. KUR Bank Mandiri

Bank Mandiri
Image Credit: Pkrgg.net

Bank Mandiri merupakan Bank yang mempunyai pinjaman, deposit, dan aset paling besar di Indonesia sehingga dipilih oleh pemerintah sebagai Bank penyalur KUR yang ditujukan kepada para pelaku usaha UMKM. Di tahun 2020 ini, Mandiri mengajukan Rp 30 triliun untuk kuota KUR. Pengajuan KUR Mandiri dapat dilakukan di unit mikro maupun cabang mikro terdekat.

Mandiri memiliki empat jenis KUR antara lain KUR Khusus, KUR Penempatan TKI, KUR Mikro, dan KUR Ritel. Target KUR khusus adalah kelompok bisnis yang dikelola dalam bentuk cluster menggunakan Mitra Usaha dan ditujukan kepada komoditas peternakan, perikanan, dan perkebunan dengan limit pinjaman sebesar Rp 25-500 juta.

Jumlah limit pinjaman KUR Penempatan TKI dan Mikro adalah Rp 25 juta dengan jangka waktu pinjaman maksimal 12 bulan atau sesuai masa kontrak kerja untuk KUR Penempatan TKI dan jangka waktu dua tahun untuk KUR Mikro. Limit pinjaman KUR Ritel adalah Rp 25-200 juta dengan jangka waktu kredit modal kerja maksimal 3 tahun dan kredit investasi maksimal 5 tahun.

6. KUR BTPN (Bank Tabungan Pensiun Nasional)

BTPN
Image Credit: Detik.com

Bank BTPN menjadi salah satu Bank Penyalur KUR yang ditunjuk pemerintah untuk memberikan pinjaman dana kepada masyarakat Indonesia. Status bank ini adalah bank devisa. Bank BTPN didirikan pada tahun 1958 dan melalui lika-liku perjalanan yang cukup panjang hingga menjadi salah satu bank swasta yang mendapat kepercayaan dari masyarakat luas seperti sekarang.

Pada 12 Maret 2008, Bank BTPN berkantor di 1gedung yang sama dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ). Awalnya, saham BTPN mayoritas dikuasai oleh Texas Pacific Group (TPG). Setelah itu BTPN bergabung dengan Japan Financial Services Authority dan Bank Sumitomo Mitsui Indonesia. Hingga akhirnya sekarang BTPN berdiri sendiri.

BTPN menawarkan produk KUR Mikro sebagai produk pinjaman tanpa adanya jaminan yang ditujukan kepada para pengusaha UMKM maupun para pedagang. Jangka waktu KUR Mikro paling lama yaitu 36 bulan dengan limit pinjaman maksimal Rp 25 juta dengan catatan tanpa memiliki pinjaman lain. Program Daya BTPN juga tersedia supaya keterampilan bisnis para nasabah dapat dikembangkan.

7. KUR Bank Sinarmas

Bank Sinarmas
Image Credit: Adakarir.com

Bank Sinarmas merupakan bank swasta yang masuk ke dalam daftar Bank penyalur KUR yang dianggap memenuhi kriteria oleh OJK. Kriteria yang harus dipenuhi oleh bank swasta supaya bisa masuk ke dalam daftar Bank penyalur KUR yaitu memiliki portofolio tentang kredit usaha mikro dengan jumlah lebih dari 5% jika dihitung dari total outstanding kredit.

Kriteria lain adalah bank swasta tersebut harus mempunyai NPL (Non Performing Loan) atau rasio kredit bermasalah sebesar maksimal 5% dalam pinjaman mikro. BTPN yang berdiri pada 18 Agustus 1989 memiliki dua produk KUR unggulan yaitu Kredit Mikro dan KUR TKI. Jenis Kredit Mikro adalah Simas UKM dan Simas KUK.

Simas UKM memberikan limit pinjaman sebesar Rp 500 juta-2 miliar, sedangkan limit pinjaman Simas KUK adalah Rp 50-500 juta. Manfaat Kredit Mikro ini adalah sebagai kebutuhan bisnis mulai dari modal usaha hingga investasi sarana sebagai pendukung bisnis.

Sementara itu, limit pinjaman dan jangka waktu KUR TKI harus disesuaikan dengan rincian biaya BNP2TKI. Calon TKI bisa mendapatkan pinjaman dana maksimal Rp 25 juta yang dapat dicicil sesuai masa kontrak dengan bunga mulai dari 0,4% flat per bulan. KUR TKI merupakan KTA (Kredit Tanpa Agunan) dalam rangka penggantian biaya pengurusan dokumen hingga penempatan calon TKI.

8. KUR Bank Bukopin

Bank Bukopin
Image Credit: Tribunnews.com

Bank Bukopin adalah bank swasta yang juga mendapat tanggungjawab dari pemerintah sebagai Bank Penyalur KUR. Didirikan pada 10 Juli 1970, Bank Bukopin berkomitmen dalam membantu masyarakat Indonesia dalam hal manajemen. Bank ini merupakan bank swasta kelas menengah yang mempunyai empat sektor antara lain komersial, mikro, UKM, dan konsumer.

Produk KUR yang ditawarkan Bank Bukopin tidak membebankan para pelaku bisnis atau usaha dengan adanya jaminan dan memberikan pinjaman dengan bunga rendah. Jenis produk KUR yang dimiliki Bank Bukopin adalah KUR Ritel dan KUR Mikro.

KUR Ritel memberikan pinjaman dengan limit berkisar Rp 20-500 juta, sedangkan KUR MIkro memberikan limit pinjaman maksimal Rp 20 juta. Supaya lolos dalam pengecekan pengajuan KUR, aplikasi pengajuan harus lengkap dengan legalitas usaha, tidak memiliki pinjaman aktif, dan juga mengumpulkan dokumen berupa identitas pribadi sesuai persyaratan.

Dengan adanya pinjaman dana dari Bank melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), rencana Anda untuk segera memiliki bisnis atau usaha akan segera terealisasi. Anda dapat memilih salah satu Bank penyalur kredit yang Anda rasa sesuai dengan kebutuhan Anda, tentunya dengan mempertimbangkan bunga serta besarnya cicilan per bulan yang harus Anda bayar.