Asuransi Jiwa – Pengertian, Jenis & Manfaat Memilikinya

Asuransi Jiwa - Pengertian, Jenis & Manfaat Memilikinya

Sebagian orang berpikir jika asuransi jiwa tidak begitu penting. Untuk itu, ketahui jenis, manfaat memiliki asuransi jiwa yang memberi kemudahan dan menanggung kerugian finansial di masa depan.

Mendengar kata asuransi mungkin sudah akrab di telinga. Meskipun begitu masih ada beberapa orang yang tidak paham apa sebenarnya asuransi itu sendiri. Oleh karena itu, masih banyak yang menganggap asuransi bukanlah hal yang wajib dimiliki. Padahal, jika memahami dan mengetahui manfaat sebenarnya banyak sekali keuntungan yang didapat.

Ada banyak jenis asuransi yang ditawarkan dan ditemui di seluruh pelosok Indonesia, salah satunya yaitu asuransi jiwa. Dari banyaknya produk asuransi, perlindungan jiwa menjadi satu jenis yang paling banyak dipilih oleh setiap orang untuk menjamin dan melindungi keselamatan hidup baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Bagi Anda yang belum memahami apa itu asuransi jiwa, simak informasi di bawah ini.

Apa itu Asuransi Jiwa?

Apa itu Asuransi Jiwa
Image Credit: Istockphoto.com @zimmytws

Asuransi jiwa merupakan layanan yang digunakan untuk melindungi kebutuhan finansial mulai dari kehilangan pendapatan, atau kematian anggota keluarga yang menjadi tulang punggung. Ketika ditinggal anggota keluarga, masalah yang sering kali terjadi yaitu kondisi keuangan menipis. Hal tersebut bisa saja berlangsung dalam waktu yang singkat atau lama dan berkepanjangan.

Sederhananya, asuransi jiwa yaitu layanan, kontrak atau perjanjian yang diberikan atas persetujuan kedua belah pihak antara sebuah perusahaan dan pembeli asuransi atau tertanggung. Perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang yang ke pada tertanggung jika terjadi kematian. Sebagai pihak tertanggung, maka diwajibkan membayar premi yang akan sangat berguna untuk mengganti risiko atau kerugian kematian Anda.

Adapun asuransi ini dimaksudkan sebagai bentuk antisipasi atau tabungan tak terduga apabila hal-hal tersebut terjadi secara tiba-tiba. Contohnya, jika seorang suami sebagai tulang punggung keluarga meninggal dan mengalami krisis ekonomi maka asuransi ini bisa digunakan. Asuransi jenis ini biasanya dimiliki atau diajukan oleh setiap orang untuk menjamin keberlangsungan dirinya sendiri maupun keluarganya.

Sangat bijak apabila menggunakan asuransi jiwa jika mengalami kerugian ekonomi atau krisis keuangan yang semakin menurun terlebih setelah ditinggal anggota keluarga yang menjadi sumber nafkah. Selain itu, asuransi ini juga menjamin keberlangsungan pendidikan, kelayakan hidup serta kesehatan bagi penggunanya.

Jenis-Jenis Asuransi Jiwa

Jenis-Jenis Asuransi Jiwa
Image Credit: Outlookindia.com

Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Selain itu manfaat yang ditawarkan juga beragam. Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis asuransi perlindungan jiwa.

1. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Sesuai dengan jenisnya, asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance akan melindungi dan menjamin Anda seumur hidup. Jenis asuransi ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang tidak terbebani dengan tanggungan atau cicilan, dimana ingin mendapatkan keuntungan lebih dari sekadar perlindungan saat kematian yakni santunan.

Selain itu, Anda juga bisa menjadikannya sebagai tabungan jangka panjang sebagai ide lainnya. Umumnya asuransi ini diberikan jaminan dan hanya dibatasi sampai 100 tahun. Dengan demikian, Anda tak hanya mendapatkan perlindungan namun juga tabungan masa depan yang cukup menjamin. Bagi Anda yang tertarik, ada baiknya mengetahui kelemahan dan kelebihan asuransi seumur hidup berikut ini:

Kelemahan

  • Nominal tunai dari keseluruhan premi yang sudah disetorkan jumlahnya tidak terlalu besar. Hal tersebut terjadi karena, asuransi ini hanya menargetkan bunga sebesar 4% saja setiap tahunnya dan potongan tersebut belum termasuk pajak.
  • Jumlah premi jauh lebih tinggi, hal ini disebabkan oleh angka harapan hidup rakyat Indonesia yang cukup rendah. Untuk laki-laki angka harapan hidup berada di angka 65 tahun dan perempuan 70 tahun. Dengan begitu, masa klaim asuransi jiwa akan jauh lebih cepat dan tinggi.

Kelebihan

  • Jumlah tunai dari premi yang sudah dibayarkan kemungkinan diberikan kepada pemegang polis.
  • Jika terlambat atau tidak diklaim, premi yang sudah dibayar tidak bisa hangus.
  • Ketika perjanjian atau kontrak berakhir maka dana pertanggungan akan diserahkan semuanya.
  • Anda dapat menggunakan nominal tunai premi yang telah dibayar untuk melunasi premi berikutnya. Aturan ini berlaku jika Anda sebagai pihak tertanggung yang tidak mampu melunasi premi secara berkala.

2. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi Jiwa jenis unit link merupakan asuransi yang cukup unik, dimana adanya kombinasi antara investasi dan keuntungan membeli asuransi. Bagi Anda yang tertarik untuk terjun ke dunia investasi namun masih belum memiliki cukup pengalaman dan tetap ingin mendapatkan manfaat asuransi maka jenis ini yang patut untuk dipilih.

Kelemahan

  • Karena ini merupakan gabungan antara investasi dan asuransi maka jumlah dana pertanggungan yang didapat relatif rendah. Apalagi jika investasi yang dilakukan menghasilkan keuntungan yang kecil dan terjadi kegagalan.
  • Apabila disandingkan dengan jenis investasi murni pada umumnya layaknya uang, pasar, reksadana ataupun saham timbal balik investasi yang didapatkan kurang signifikan. Oleh karena itu, sebaiknya tidak menggantungkan investasi pada asuransi ini, apalagi jika Anda fokus untuk mencari keuntungan investasi yang lumayan besar.

Kelebihan

  • Sebagai pemegang polis, Anda tak hanya mendapatkan satu keuntungan saja namun lebih. Selain memperoleh perlindungan jiwa dapat pula bunga dengan nominal yang tinggi tiap tahunnya dari hasil imbal balik investasi.
Asuransi Jiwa Unit Link
Image Credit: iLovelife.co.id

3. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Anda sangat mengutamakan perlindungan dan hidup keluarga? Maka asuransi ini sangat cocok untuk dipilih karena memiliki banyak keuntungan khususnya dari segi pendidikan. Tak perlu khawatir, meskipun memiliki tanggungan asuransi yang besar dan kondisi keuangan yang tak terlalu tebal asuransi ini masih bisa Anda pilih.

Term life insurance atau asuransi jiwa berjangka merupakan asuransi yang diberikan kepada pihak tertanggung yang berguna untuk melindungi pihak tertanggung pada beberapa jangka waktu yang sudah ditentukan. Asuransi ini tergolong mudah dengan premi yang tetap dengan beberapa pilihan jangka waktu mulai dari 5 tahun,10 hingga 20 tahun.

Kelemahan

  • Karena dilakukan hanya untuk beberapa waktu saja, tertanggung bisa saja kehilangan sejumlah premi yang telah dilunasi selama ini. Ini diakibatkan habisnya kontrak sehingga premi bisa hangus apabila selama asuransi berlaku tidak ada kendala, baik itu kematian maupun kesehatan.

Kelebihan

  • Apabila saat masa kontrak asuransi berlaku tertanggung meninggal dunia, maka pihak keluarga akan mendapatkan dana pertanggungan yang jumlahnya cukup tinggi. Bahkan nominal yang diterima bisa mencapai miliaran rupiah.
  • Jika bertindak sebagai pihak pemegang polis maka Anda berhak untuk memberikan jumlah premi sesuai dengan keinginan. Anda bebas menentukan berapa banyak premi yang akan dikeluarkan.

4. Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance)

Salah satu jenis asuransi yang cukup banyak diminati yaitu asuransi dwiguna. Jika Anda ingin asuransi yang memberikan beberapa keuntungan sekaligus seperti tabungan dana untuk kebutuhan yang tidak terduga, mempunyai dana pensiun yang cukup tinggi hingga tabungan masa depan untuk pendidikan buah hati.

Jika diambil dari namanya yaitu dwiguna maka asuransi ini memiliki dua manfaat dalam satu kontrak yaitu asuransi berjangka yang merangkap sebagai tabungan sekaligus. Sebagai pemegang polis Anda berhak menerima sejumlah tunai premi yang sudah dibayar apabila pihak tertanggung meninggal. Selain itu, jika masa kontrak asuransi belum berakhir polis asuransi tersebut bisa ditarik.

Kelemahan

  • Asuransi ini preminya cukup besar bahkan nominalnya bisa mencapai jutaan rupiah. Hal ini disebabkan dua manfaat asuransi tersebut yaitu menggabungkan keuntungan asuransi seumur hidup dan berjangka.

Kelebihan

  • Anda akan mendapat uang pertanggungan seluruhnya, apabila pihak tertanggung masih hidup ketika kontrak asuransi berakhir.
  • Polis asuransi ini bisa diklaim sebelum jangka waktu kontrak berakhir, sebagai contoh penarikan dana pendidikan. Penarikan tersebut hanya dapat dilaksanakan satu kali saja dalam jangka waktu yang tela disepakati sebelumnya.

Manfaat Memiliki Asuransi Jiwa

Manfaat Memiliki Asuransi Jiwa
Image Credit: Mashable.com

Setelah membaca beberapa ulasan di atas, sudahkah Anda memiliki pandangan jenis asuransi jiwa yang akan digunakan? Agar tidak salah memilih, alangkah baiknya mengetahui manfaat-manfaat asuransi yang patut diketahui, antara lain sebagai berikut:

1. Memberikan Rasa Aman dan Tenang

Rasa aman dan tenang merupakan impian setiap orang bahkan ketika menghadapi masalah sekalipun. Seperti yang telah dijelaskan pada pengertian sebelumnya, asuransi jiwa merupakan kontrak yang akan memberikan perlindungan finansial apabila pencari nafkah atau tertanggung meninggal dunia. Dengan memiliki asuransi ini, beban ekonomi keluarga bisa terangkat dan keadaan yang menyulitkan anggota keluarga.

Untuk mendapatkan uang penanggung, pihak tertanggung harus mengklaim asuransi perlindungan jiwa tertanggung terlebih dahulu. Dengan demikian jumlah dana yang telah dibayarkan oleh tertanggung bisa didapatkan oleh pihak keluarga. Dari situ, pihak tertanggung atau pihak keluarga bisa meminimalisir kerugian dan kekurangan.

Anda akan merasa aman dan tenang apabila menggunakan asuransi jiwa untuk menopang ekonomi keluarga. Tak sedikit pula orang yang menggunakan asuransi ini sebagai warisan untuk anak cucu atau keluarga saat tertanggung meninggal dunia. Oleh karena itu, penting menggunakan asuransi jiwa ini terlebih jika Anda satu-satunya sumber penghasilan keluarga.

2. Sebagai Investasi Masa Depan

Berdasarkan penjelasan di atas, telah disebutkan bahwa asuransi ini terbagi menjadi beberapa jenis. Tak hanya murni sebagai jenis asuransi jiwa saja, namun ada beberapa jenis asuransi yang juga menawarkan investasi di dalamnya. Asuransi ini dikenal dengan asuransi unitlink, dimana Anda tidak hanya melindungi diri namun juga mendapatkan proteksi investasi.

Anda akan memperoleh jaminan atau timbal balik investasi di akhir periode atau kontrak. Jaminan tersebut dapat dilihat langsung saat Anda mengambil polis asuransi. Masa pertanggungan jiwa umumnya berlaku relatif singkat mulai dari 5 tahun sampai 10 tahun. Agar hasil investasi lebih besar dan manfaat asuransi juga lebih terasa Anda bisa memilih jangka waktu asuransi yang lebih lama yaitu 10 tahun.

Memilih Waktu yang Tepat Berinvestasi
Image Credit: Akseleran.co.id

3. Membuat Keuangan Terstruktur

Manfaat asuransi jiwa selanjutnya yaitu agar keuangan menjadi lebih terstruktur. Apabila Anda seorang yang kurang lihai mengatur keuangan maka wajib rasanya untuk menggunakan asuransi ini. Anda secara perlahan akan mencoba untuk menyisihkan uang sebagai awal baru untuk membayar asuransi dan sebagai cara berhemat namun menghasilkan banyak manfaat.

Dengan asuransi jiwa, secara tidak langsung Anda belajar mengalokasikan dana untuk masa depan. Jika biasanya mudah mengeluarkan uang untuk keinginan yang tidak terlalu penting, dengan memiliki asuransi Anda akan berpikir panjang jika mengeluarkannya dengan mudah. Oleh karena itu, jenis asuransi ini bukan hanya asuransi semata namun juga menjadikan lebih bijak dalam mengatur keuangan.

4. Menekan Kerugian

Anda akan benar-benar terasa manfaatnya dalam kondisi tertentu, salah satunya ketika dihadapkan dengan kematian yang notabene sebagai tulang punggung keluarga tersebut. Ketika menghadapi masa-masa sulit tersebut keberadaan asuransi jiwa sangat membantu banyak pihak khususnya untuk pihak keluarga sebagai pihak tertanggung.

Selain membantu keluarga tertanggung atas kematian tertanggung dalam jangka pendek, manfaat asuransi juga bisa dirasakan untuk jangka panjang. Uang penanggung bisa digunakan keluarga sebagai dana untuk melanjutkan hidup tanpa repot menjual barang, aset bahkan mengambil pinjaman yang merugikan jika kehilangan sumber nafkah.

5. Sebagai Dana Darurat

Manfaat asuransi jiwa akan sangat terasa jika Anda dalam keadaan mendesak dan membutuhkan dana darurat saat itu juga. Memang tak semua mengharapkan kondisi tersebut dan sengaja mempersiapkan untuk dana darurat. Namun dengan adanya asuransi setidaknya masalah tersebut bisa ditangani dengan baik.

Dana darurat yang dimaksud bisa digunakan untuk memenuhi beberapa hal. Selain melindungi keluarga ketika tertanggung meninggal, dana tersebut juga berguna ketika mengalami kondisi kesehatan buruk yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Maka dari itu, Anda perlu mengantisipasi dan menyiapkannya dengan sebaik mungkin apabila situasi tersebut terjadi.

6. Sebagai Tabungan

Jika sebelumnya asuransi sebagai salah satu bentuk investasi, kali ini asuransi juga berperan sebagai tabungan masa depan dengan hasil yang cukup menggiurkan. Anggap saja Anda, mengambil uang pertanggungan sebanyak 1 milyar. Kemudian Anda akan membayar asuransi secara rutin sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

Dari uang penanggungan tersebut Anda bisa menyimpulkan butuh berapa lama untuk mengumpulkan uang dengan jumlah yang sama. Memang bisa saja Anda menabung dengan cara lain namun dengan membeli asuransi jiwa, tidak hanya menabung semata namun Anda juga bisa mendapatkan perlindungan dari pihak asuransi.

Membayar asuransi dalam waktu yang lama juga bisa mewujudkan impian tabungan masa depan. Pasalnya dengan membayar dengan rutin dan tidak mengambil dananya hingga kontrak selesai akan menghasilkan dana yang cukup tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, Anda bisa menggunakannya sebagai modal membangun usaha. Jadi, pilihlah premi sesuai dengan kemampuan.

Sebagai Tabungan dan Investasi
Image Credit: Asolgrup.com

7. Membantu Menjamin Pendidikan

Asuransi jiwa tidak hanya sebagai pelindung kehidupan saja, namun juga menjamin pendidikan sekolah. Bagi Anda yang mempunyai buah hati atau anggota keluarga yang sekolah, khususnya jika sang anak masih berada di tahap awal pendidikan yang mana perjalanan menempuh pembelajaran masih sangat panjang.

Anda tentu tidak ingin sang buah hati mengubur cita-citanya atau bahkan berhenti sekolah karena kesulitan biaya kan? Oleh karena itu, wajib rasanya untuk memiliki asuransi jiwa ini. Bagi beberapa orang sering beralasan kesulitan biaya atau memiliki dana terbatas untuk membiayai sekolah anak mereka. Namun dengan memilih untuk menggunakan asuransi masalah tersebut biasa diatasi dengan baik.

Selain menjamin pendidikan, asuransi ini juga berperan untuk meringankan biaya pendidikan yang tidak bisa dibilang sedikit. Dengan membayar asuransi sedikit demi sedikit secara berkala biaya tersebut bisa tertutupi. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk menyesuaikan kebutuhan dengan premi agar tidak terjadi ketimpangan.

Itulah beberapa informasi mengenai asuransi jiwa mulai dari pengertian, jenis-jenisnya hingga manfaat yang akan diperoleh apabila memilikinya. Sebagai bentuk antisipasi jika tiba-tiba terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, tidak ada salahnya Anda memiliki asuransi jiwa. Sebelum menggunakan asuransi, pastikan memilih jenis asuransi sesuai dengan kebutuhan dan kebutuhan dengan premi.